Berikut syarat khusus untuk calon penerima BLT, jika Anda belum menerima Jaring Pengaman Sosial lain seperti Program Keluarga Harapan atau Bantuan Sosial (bansos).

Penyaluran program Bantuan Langsung Tunia (BLT)  penyerapan nya baru 65 persen dimana anggaran yang telah ditransfer ke rekening desa sebesar Rp71,9 triliun. Dari target 12 juta Keluarga penerima manfaat (KPM) BLT ini baru terserap sebanyak 7,9 juta KPMJika anda tertarik untuk mendapatkan BLT ini, cara daftarnya segera lapor dan tanyakan ke aparat desa setempat masing-masing. Untuk prosedurnya dimulai dengan pendataan dari relawan Covid-19 dari RT kemudian dibawa ke Musyawarah Desa Khusus untuk menentukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang kemudian disahkan oleh Kepala Daerah, kemudian disalurkan. Program BLT dana desa memang tidak ditargetkan untuk memenuhi kuota, karena sifat program ini merupakan produk dari Musyawarah Desa yang melibatkan masyarakat dan ada di tangan masyarakat.

Besaran bantuan yang diterima oleh KPM,  sesuai Permendes dan Instruksi Mendes, yakni sebesar Rp600 ribu per keluarga selama tiga bulan.

Yang berbeda itu jumlah penerima BLT sesuai dengan kondisi dan dinamika yang terjadi di desa tersebut.

"Pihak terkait sudah identifikasi, ada 84 persen KPM itu petani, 4 persen nelayan, satu persen buruh pabrik dan lima persen pedagang. Yang lebih spesifik adalah dari 7,9 juta penerima manfaat itu sebanyak 2,5 juta adalah Perempuan Kepala Keluarga

MITRA KAMI