Manfaat External Audit Dalam Perusahaan

Kegiatan audit baik internal maupun external audit sangat penting bagi perusahaan yang bersangkutan, tetapi sebelum mengulasnya lebih jauh sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan eksternal audit tersebut. Audit eksternal ini dapat dikatakan sebagai review atas laporan keuangan atau entitas pada perusahaan atau pemerintah yang dilakukan oleh tenaga profesional dan independen atau tidak ada sangkut-pautnya dengan perusahaan yang terkait. 

External audit ini sangat berperan dalam pengawasan terhadap kondisi keuangan perusahaan dan pemerintah karena dikerjakan oleh tenaga profesional di luar perusahaan tersebut sehingga diharapkan bahwa penilaiannya obyektif. Pada umumnya perusahaan melakukan audit eksternal ini secara teratur sementara bagi pemerintah pada umumnya dilakukan dalam jangka waktu tahunan. Pada perusahaan audit eksternal ini difokuskan terhadap evaluasi trend dan identifikasi, juga peristiwa yang tak dapat dikontrol oleh perusahaan. 

Peristiwa-peristiwa tersebut seperti misalnya kenaikan jumlah penduduk yang berusia lanjut, pergeseran populasi, fluktuasi pasar saham, bencana alam, dan lain sebagainya. Audit eksternal juga mengungkapkan potensi dan ancaman utama yang harus dihadapi oleh perusahaan sehingga manajer bisa merancang metode agar perusahaan tetap dapat menghasilkan keuntungan dan sebisa mungkin menghindari efek buruk dari tantangan tersebut. Berikut ini adalah karakter dari eksternal audit.

1.  Dikerjakan oleh tenaga profesional atau eksternal auditor dari Kantor Akuntan Publik yang tidak ada hubungannya dengan perusahaan.

2.  Auditor adalah pihak yang independen dan mengambil keputusan secara obyektif.

3.  Tujuan dari pemeriksaan oleh auditor ini adalah memberikan penilaian tentang wajar atau tidaknya laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen perusahaan.

4.  Hal-hal yang kemudian dilaporkan oleh auditor adalah pendapatnya mengenai laporan keuangan dan management letter. Management letter tersebut merupakan pemberitahuan kepada pihak manajemen perusahaan tentang berbagai kelemahan dalam pengendalian intern perusahaan sekaligus solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

5.  Dalam menjalankan external audit ini seluruhnya harus disesuaikan dengan pedoman Standar Profesional Akuntan Publik yang telah ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.

6.  Dalam memeriksa laporan keuangan tidak dilakukan pada keseluruhan laporan keuangan melainkan dengan sistem sampling. Selain untuk menghemat waktu bila dilakukan secara keseluruhan maka audit fee yang dibebankan kepada perusahaan akan terlalu tinggi,

7.  Penanggung jawab dari audit eksternal adalah seorang Akuntan Publik yang memiliki Registered Public Accountant atau Akuntan Publik yang terdaftar.

8.  Atas jasanya tersebut eksternal auditor akan mendapatkan audit fee.

9.  Sebelum laporan diserahkan, auditor sebelumnya harus meminta Client Representation Letter atau Surat Pernyataan Klien.

10.            10. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh auditor eksternal adalah kesalahan-kesalahan material yang akan berdampak terhadap kewajaran pada laporan keuangan.

Syarat auditor eksternal

1.  Setiap auditor harus mempunyai background pendidikan dan pengalaman kerja dalam bidang keuangan dan akuntansi, juga perpajakan, komputer, dan manajemen.

2.  Auditor external audit sebelumnya harus membuat audit plan atau rencana pemeriksaan dan audit program atau program pemeriksaan dalam bentuk tertulis.

3.  Seluruh prosedur dan hasil pemeriksaan harus didokumentasikan secara komplit dan jelas dalam audit working papers atau kertas kerja pemeriksaan.    

4.  Setiap auditor juga harus memiliki audit manual sebagai patokan dalam menjalankan pemeriksaannya. Selain itu yang bersangkutan juga harus memiliki sistem pengendali mutu dan kode etik.

Saat melakukan external audit idealnya sebanyak mungkin manajer dan karyawan dilibatkan. Setelah itu auditor akan mengumpulkan intelijen kompetitif dan informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan trend ekonomi, teknologi, budaya, dan sosial dari berbagai sumber. Tahapan terakhir adalah melakukan analisa  dan identifikasi informasi untuk mendapatkan data mengenai potensi dan tantangan perusahaan. 

Sebagaimana yang tadi telah disinggung, external audit bertujuan untuk merancang sebuah daftar terbatas dari potensi yang bisa menguntungkan dan ancaman yang selayaknya dihindari. Yang dimaksud dengan terbatas di sini secara ringkas adalah mengidentifikasi variabel-variabel penting mencakup reaksi berupa pemecahan masalah. Jadi audit ini tak dimaksudkan untuk mengembangkan daftar yang menyeluruh secara detail tentang setiap aspek yang dapat berdampak pada bisnis perusahaan. 

Dengan demikian dapat diketahui potensi-potensi sekaligus ancaraman-ancaman terhadap perusahaan sehingga pihak manajemen dapat bersiap-siap dengan merumuskan formula untuk memperkecil akibat dari ancaman dan memaksimalkan keuntungan perusahaan.

Post by artikel dyn.

 

MITRA KAMI